Hari ini sudah tepat seminggu saya berada di Batam. Perasaannya? Gado-gado. Bukan, bukan kayak rasa gado-gado yang enak (asal ulek kacangnya enak, *apasih), tapi campur aduk kayak sayur di gado-gado yang banyak macamnya ditambah si bumbu kacang. Rasanya lebih banyak ke-nggak percaya udah balik lagi ke sini, sedih ninggalin Pondok Betung kota sejuta kenangan, dan kesel harus memulai drama hidup yang baru lagi. Harus berperan jadi manusia yang beda dari sebelumnya.
Maksud saya berbeda, bukan kita berpura-pura jadi orang lain, atau berganti sifat, tetapi harus bisa menyesuaikan diri kita yang dibentuk oleh lingkungan sebelumnya ke lingkungan yang baru yang sudah barang tentu berbeda adat dan budayanya. Sudah banyak sekali babak dalam drama yang saya mainkan selama 23 tahun usia saya. Dari saya kecil, berpindah-pindah tempat tinggal dan berkembang bukan barang baru, sungguh menyedihkan, kalau sebagian orang seusia saya bisa reuni bertemu dengan teman SD-nya dengan mudah, hal itu bagi saya adalah hal yang sulit. Selain karena banyaknya teman sekolah yang saya punyai, karena dua kali berpindah sekolah
Namun, meski saya anggap saya mampu masuk ke babak hidup yang baru ini, babak hidup sebelum ini sungguh amat susah untuk dilupakan, begitu banyak pelajaran yang saya peroleh dan terima yang membentuk karakter dan kepribadian saya menjadi lebih mandiri dan kuat lalu sendiri. Apalagi satu tahun terakhir, sungguh banyak ilmu yang saya peroleh soal mengahargai dan membuat bahagia diri sendiri, yang ternyata sungguhlah mudah. Saya lakukan apa pun yang saya ingin saya lakukan selama tidak merugikan orang lain, dan sebisa mungkin gak dengarin pendapat buruk yang menjatuhkan diri kita dari orang lain, hal tersebut membuat saya gak mudah galau, dan selalu bersyukur, :)
Di paragraf yang terakhir ini, saya hanya mau ucapkan terima kasih banyak untuk Jakarta dan orang-orang sekitar saya selama di sana. Sungguh tak mungkin terlupakan. Terima kasih untuk setiap tawa, tangisan bahagia, haru, dan pelajaran yang saya peroleh untuk mengahadpi babak-babak baru dalam drama-drama selanjutnya yang pasti harus saya hadapi dan tak boleh dihindari.
| (Sumber: http://zahirahmad.wordpress.com/2010/10/03/jakarta-dan-urbanisasi/) |
Jakarta, saya pasti kembali lagi.
:"""""")Salam.
Debora Truly, yang akan selalu rindu Jakarta ^^
No comments:
Post a Comment